Ekonomi Syariah Kuatkan Perekonomian

Krisis ekonomi mengancam negara-negara maju di dunia. Bahkan negara berkembang pun ikut merasakannya. Pemicunya, Sistem ekonomi konvensional dituding memiliki andil besar dalam pergolakan tersebut.

Bahkan dalam Alquran dan hadis pun secara tegas melarang adanya riba seperti yang terdapat pada bunga bank. Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun telah memperkuat hal tersebut dengan fatwanya yang mengatur tentang riba.

Ketua Dewan Taujih Al Irsyad DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), KH Kasmudi Assidiqi, mengatakan, ekonomi syariah memiliki kekuatan berdasarkan sistem bagi hasil keuntungan. Kekuatan inilah harusnya menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia.

"LDII menggandeng bank syariah untuk mengedukasi masyarakat untuk memulai gerakan menabung di bank syariah. Ekonomi syariah bisa mempercepat akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia," ujar Kasmudi, pada seminar nasional ekonomi syariah di Training Centre UIN Alauddin, Sabtu, 22 Februari.

Kasmudi mengatakan, ekonomi syariah sudah menjadi keharusan. Sementara sistem ekonomi kapitalis menimbulkan banyak ketimpangan dan cepat ambruk jika terjadi krisis.
"Sistem ekonomi syariah tidak terpengaruh gejolak ekonomi saat ini. Untuk itu, MES dan LDII harus gencar mempromosikan sistem perekonomian syariah di Sulsel,"
ujarnya.

Pakar Ekonomi Syariah, UPN Yogyakarta, Ardito Bhinadi mengatakan ekonomi syariah akan mengubah dunia. Indonesia harus menjadi pusat ekonomi syariah yang terintegrasi.

"Sistem ini akan mudah diterapkan jika lembaga keuangan syariah melakukan praktik bisnis sesuai prinsip syariah," ujarnya.

Lanjut ardito, edukasi perbankan syariah harus segera dilakukan. Produk perbankan dan lembaga pembiayaan lainnya harus lebih banyak mengarah ke sistem syariah.

"Dulunya sistem ini dianggap alternatif atas solusi krisis moneter, namun saat ini telah menjadi solusi dalam persoalan umat manusia," bebernya.

Pakar Ekonomi Unhas, Prof Halide mengatakan ekonomi syariah mengajarkan pada nilai-nilai keadilan, kejujuran, transparansi dan anti eksploitasi.

"Sistem ini bisa menjadi pengembangan nilai-nilai moral dan etika yang lebih mulia. Korupsi dan eksploitasi dijamin tidak akan terjadi," tegasnya.

Halide mengatakan, masyarakat banyak yang tidak tertarik dengan sistem syariah karena belum mengetahui produk bank syariah dan ekonomi syariah. Edukasi itu penting agar Indosesia bisa menjadi pusat pengembangan syariah.

"Proyeksi untuk Indonesia secara umum mayoritas penduduknya muslim. Kondisi inilah membuat Indonesia pada 2025 mendatang akan berada dalam lima besar kekuatan ekonomi dunia selain Amerika Serikat, China, Inggris, dan Brasil. Jika pakai sistem syariah negara kita akan kuat," tutupnya.

Sumber: http://www.fajar.co.id

Dikutip dari: http://www.muamalat-institute.com/kegiatan-berita/artikel-syariah/item/99-ekonomi-syariah-kuatkan-perekonomian/99-ekonomi-syariah-kuatkan-perekonomian.html 

Diterbitkan Pada : Rabu, 27 Juni 2018 - 04:10:32 WIB
Kategori: Ekonomi Syariah
Dibaca: 52 kali