Pembiayaan Murabahah (4)

Kepemilikan LKS terhadap Barang Murabahah Sebelum Menjualnya

     Haram hukumnya LKS menjual barang murabahah sebelum memilikinya.

     LKS boleh melakukan akad dengan penjual melalui cara pertemuan kedua belah pihak kemudian setelah mengadakan diskusi langsung melakukan kontrak jual beli, boleh juga lewat surat ataupun sarana komunikasi modern.

     LKS boleh melakukan transaksi jual beli dengan penjual yang dilakukan dengan perwakilan asalkan bukan pada pemohon pembiayaan, tidak menjadikan pemohon sebagai wakil kecuali terpaksa. Pemohon yang menjadi wakil LKS tidak langsung membeli barang tersebut, akan tetapi dimiliki terlebih dahulu oleh LKS. Akad Murabahah baru bisa dilakukan setelah pelaksanaan akad Wakalah selesai dilakukan.

Serah Terima Barang

     Wajib hukumnya memastikan LKS telah menerima barang baik secara hakikat maupun hukmi sebelum menjualnya kepada Nasabah dalam bentuk Murabahah.

     Cara serah terima barang sesuai dengan keadaan dan kebiasaan suatu wilayah. Serah terima bisa secara hakikat (mengambil barang tersebut dengan tangan atau memindahkan barang ke tempat lain) atau secara hukum (dengan pengosongan yang memungkinkan untuk menggunakan barang tersebut, sekalipun tidak memegang barang tersebut).

     Termasuk serah terima secara hukmi yaitu LKS maupun wakilnya menerima dokumen-dokumen barang yang dengan dokumen tersebut dapat ditentukan di bagian mana keberadaan barang tersebut

Diterbitkan Pada : Sabtu, 11 November 2017 - 14:35:19 WIB
Kategori: Ekonomi Syariah
Dibaca: 320 kali